WhatsApp Image 2017-01-12 at 14.10.47

Oleh : Ust. M. Yusuf Hasyim

Doa merupakan inti sari dari ibadah, yang mengandung arti “Mengakui atas kelemahan diri dan meyakinkan atas kekuatan dan kekuasaan Allah swt.”. Nabi Muhammad saw. mengatakaan bahwa doa adalah otak ibadah, doa adalah senjata orang mukmin, tiang agama, dan nur di langit dan bumi.

الدعاء هو العبادة
“Doa adalah sesuatu yang sangat mendasar dalam ibadah.” ()

Alasan pendalilan yang menunjukkan bahwa doa itu adalah ibadah, dapat disimpulkan dari susunan kalimat dalam hadits tersebut. Dhomir fashl terletak di antara mubtada` dan khobar. Keduanya sama-sama ma’rifat (definit).

Jika diterapkan dalam hadits ini, maka detailnya sebagai berikut:
Mubtada`: الدعاء
Dhomir Fashl: هو
Khobar: العبادة

Syaikh Muhammad Sholeh Al-‘Utsaimin rahimahullah menyebutkan dalam kitabnya Ushulun Fit Tafsir, bahwa dhomir fashl (dhamir munfasil bersighat marfu yang sesuai dengan sebelumnya, baik dhamir mutakalim, muhatab atau ghaib, mufrad, jamak atau mutsanna) memiliki tiga faedah, yaitu penegasan, pembatasan, dan pembeda.
Oleh karena itu, hadits yang agung ini mengandung
1. Penegasan: yaitu menguatkan makna bahwa do’a adalah sesuatu yang sangat mendasar dan termasuk perkara yang terbesar dalam ibadah.
2. Pembatasan: Syaikh Muhammad Sholeh Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan maksud pembatasan adalah mengkhususkan sesuatu yang disebutkan sebelum dhomir fashl dengan sesuatu yang disebutkan sesudah dhomir fashl.
Dengan demikian, dalam hadits الدعاء هو العبادة, ini mengandung pembatasan bahwa seolah-olah hanya doa-lah yang menjadi kandungan dari sebuah ibadah. Ini adalah gaya bahasa Arab untuk mengungkapkan betapa sangat besar kedudukan doa sebagai sebuah ibadah (majas). Bahkan dalam setiap ibadah itu ada unsur doa (permohonan dan perendahan diri).

Berikut pengertian dan tujuan doa itu sendiri;
1. Doa adalah ibadah
2. Doa pasti terkabul dengan tiga keadaan : kontan langsung terkabul, diganti dengan yang lebih baik , ditangguhkan di akhirat kelak
3. Doa dengan memperindah adabnya yaitu :
– Yakin dikabulkan
– Memuji Allah swt
– Shalawat atas nabi SAW
– Taubat dan istighfar
– Memohon
– Shalawat dan tahmid
4. Waktu mustajab doa
– Waktu sahur ( sepertiga malam akhir )
– Antara adzan dan iqamah
– Ketika turun hujan
– Ketika safar ( bepergian )
5. Tempat mustajab doa
– Multazam ( antara hajar aswad dan pintu ka’bah )
– Arafah ( ketika wukuf dari dhuhur sampai maghrib )
– Mina ketika haji

Dengan demikian berdoa menjadi hal yang sangat penting, karenanya ketika sedang berdoa berarti kita sedang melakukan ibadah yang merupakan bentuk keimanan dan tauhid yang benar. Mari perbanyak berdoa, agar Allah senantiasa mengisi kehidupan kita dengan keberkahan. Aamiin.

Wallahu ‘alam bishawwab

2 thoughts on “RISALAH DOA

  1. Assalamualaikum wr. Wb
    Salam sahabat, perkenalkan nama saya rully wicaksono. asal saya demak, niat saya hanya ingin berbagi kebaikan khusus kepada orang yang mengalami kesusahan,
    Bismillahirrahmanirrahim
    Percaya tidak percaya semua kembali pada pembaca postingan saya, 6 thn yang lalu. awalnya sy seorang pengusaha yang bisa dibilang sukses,tapi banyak yang tidak suka kalau saya sukses, Bisnis saya bangkrut. saya punya anak dua dan mash kecil2, saya sempat putus asa dan tidak tau mau berbuat apa2,.hutang di bank hampir 2m , diperongan jg yang kian menempuk + bunga, Bahkan rumah saya serta pabrik pun disita oleh bank. pada saat itu saya sempat putus asa dan saya sempat mau mengakhiri hidup,tapi setiap saya melihat anak semua putus asa saya hilang.
    Iktiar demi iktiar saya lakukan, tapi mengalami jalan buntu. Teman dan saudara semua menghindar, ya begitulah……dikala senang banyak uang bak gula dikerumini semut. Tersirat dalam hati, tersengkur didepan sajadah, dosa apa yang saya lakukan ya tuhan, padahal dikala sukses saya termasuk orang yg dermawan, suka membantu teman, tetangga dan keluarga. Larut dalam kesedihan, kesusahan dan penderitaan ….. Ya tuhan, saya baru sadar bahwa selama ini usaha dan bisnis saya didapati dari hasil uang riba yang saya putarkan.
    Bulan terus berganti tidak terasa sudah hampir 2 thn sy berusaha untuk bangkit, apapun pekerjaannya saya lakukan bahkan jadi kuli bangunan, istri jualan sayur dpasar yang penting halal Puasa senin kamis pun sy lakukan agar dimudah doa dan keinginan. Alhamdulillah, ujian itu berakhir, Tuhan memberikan hidayahnya kepada saya meski pun lewat bantuan seorang Kyai. Beliau membimbing ke jalan yang lurus, membenarkan langkah kaki saya yg selama ini salah arah dalam bisnis. Beliau mengajarkan doa2, yang sangat mujarab. Alhamdulillah juga beliau menyarankan saya untuk merintis usaha (Usaha yg beliau sarankan), usaha baru mulai dari nol walaupun harus sakit sakit dahulu. ALLAHUAKABAR, 7bln usaha br yg saya rintis maju pesat. doa saya di ijabah, berkat bimbingan beliau serta arahannya usaha saya sangat pesat berkembang, Alhamdulillah ya ALLAH. Saat menulis kisah ini saya sudah bangkit kembali dan bisa untuk membayar hutang hutang, rasa kepercayaan orang lain timbul kembali. Dan Alhamdulillah saya sekeluarga sudah berangkat umrah . Hanya ALLAH yang bisa membalas budi baik kyai, beliau membantu tanpa Pamrih.
    Doa tanpa usaha, adalah suatu kebodohan. Usaha tanpa doa adalah suatu KESOMBONGAN. Yakinlah saudara2ku tiada satu manusia yang lolos dari cobaan , godaan dan ujian. Allah menguji sesuai kadar manusia masing2.
    Yuk banyak dhuha, banyak tahajud banyak berbagi dan bersedekahlah karena dengan sedekah suatu saat sedekah itu akan menolong diri sendiri.
    Hutang tetaplah Hutang yang harus dilunasi, karena hutang akan dibawa sampai mati dan harus dipertanggungjawabkan kepada Allah swt.
    Wassalam, semoga menjadi inspirasi
    (rullywicaksono21@gmail.com)

    1. Waalaikumussalam, terimakasih pak Rully atas inspirasinya 🙂
      Semoga Allah swt. selalu melimpahkan berkah dan kelancaran pada segala urusannya baik itu usaha maupun keluarga. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *